Jumat, 30 Juli 2010

RIYA' DAN SUM'AH






Riya memperlihatkan amal
Sum'ah memperdengarkan amal

Sebab terjadi :
1.       Pada awal kehidupan (ayah ibu dan lain-lain)
2.       Pergaulan yang jelek
3.       Tidak ada ma'rifat kepada Allah SWT ia merasa bahwa dialah yang memiliki segalanya, padahal semua itu baik mudharat maupun manfaat berasal dari Allah SWT.
4.       Shadaarah (keinginan untuk menguasai/selalu menjadi pemimpin) sehingga ia berusaha agar orang orang disekitarnya mempercayakannya untuk mengurusi hal itu.
5.       Menginginkan milik orang lain (kedudukan, harta yang berlimpah)sehingga ia berusaha untuk mencari perhatian orang lain guna keuntungannya. "Ada orang berjuang untuk mendapatkan harta rampasan perang, untuk dipuji, mencari kedudukan ; dari semua itu manakah yang disebut berjuang dijalan Allah SWT? Nabi menjawab : barang siapa berjuang untuk meninggikan kalimatullah maka ia berjuang di jalan Allah SWT .
6.       Nafsu ingin dipuji.
7.       Bertindak sok (over acting).
8.       Mencari popularitas.
9.       Berpura-pura taat saat dekat dengan seseorang dan ketika jauh ia berbuat semaunya dengan tujuan agar ia dipuji dan disenangi temannya.

Simbol Riya' dan Sum'ah :
1.       Bila disanjung akan bersemangat beramal, tapi bila tidak ada sanjungan atau dicela tidak beramal sama sekali.
2.       Bila ditengah orang dia giat beramal" tanda-tanda orang yang brebuat riya' : malas (beramal) bila dia sendirian dan bersungguh-sungguh bila ada ditengah-tengah orang. Dia akan menambah amalannya bila dipuji dan akan melanggar larangan bila sendirian " (Al Ghazali dari al ihya )
3.       Berpura pura shalih dan menjauhi larangan Allah SWT bila berada ditengah orang dan melanggarnya bila sendirian"Aku beritahukan tentang amalan umatku, mereka datang pada hari kiamat dengan kebaikan-kebaikan seperti gunung gunug makkah yang putih. Namun Allah SWT menjadikan kebaikan-kebaikan itu bagai debu-debu yang berhamburan. Bukankah mereka saudara saudaramu juga? Mereka akan bangun ditengah malam sebagaimana kalian beribadat ditengah malam akan tetapi bila mereka sendirian mereka akan melanggar larangan Allah SWT " (HR. Ibnu Majah).

Akibat :
1.       Menjauhnya taufiq dan hidayah Allah SWT "dan Allah SWT memberi hidayah kepada orang yang bertaubat kepadanya" (Ar rad : 27).
2.       Gangguan psikologis karena hati nuraninya mencoba selalu berbohong.
3.       Tidak berwibawa. Firman Allah SWT "dan barangsiapa dihinakan Allah SWT, maka tidak seorang pun memuliakannya" (al hajj : 18)
4.       Tidak dipedulikan Allah SWT karena seseorang yang riya' dan sum'ah maka terputuslah apa yang ada diantara dirinya dan Allah SWT.
5.       Tidak tekun dan mapan dalam beramal.
6.       Terungkap kejelekannya didunia dan akan dapat disaksikan di akhirat.
7.       Amalannya batiltidak mendapatkan pahala. Riya merupakan syirkul ashghar.
8.       Siksaan yang besar di akhirat  dilahap oleh api neraka dan mejadi bahan bakarnya, sabda rasul : pada hari kiamat ada seseorang yang dilemparkan ke neraka . Maka berberhamburanlah seluruh isi perutnya . Dia berputar-putar bagaikan keledai kesakitan, berguling-guling ditempatnya. Maka para penghuni neraka mengerumuninya seraya bertanya 'Hai fulan mengapa kamu? bukankah engkau yang suka menyeru kepada kebaikan? ya namun aku sendiri tidak melakukannya. Dan aku melarang orang lain berbuat mungkar tapi aku sendiri melakukannya (Hr. Muslim)
 
Cara Menyembuhkannya :
1.       Mengingat akibatnya di dunia dan di akhirat.
2.       Menjauhkan diri dari pergaulan yang jelek.
3.       Mengenal Allah SWT dengan sebenarnya.
4.       Melawan hawa nafsu.
5.       Selalu bermuhasabah.
6.       Mengingat bahwa semua didunia ini berjalan sesuai ketentuan Allah SWT.
 

Istri Sholehah ; Keutamaan dan Sifat-Sifatnya


Kebanyakan laki-laki lebih memperhatikan penampilan dzahir seorang wanita, sementara unsur akhlak dari wanita tersebut kurang diperhatikan. Padahal akhlak dari pasangan hidupnya itulah yang akan banyak berpengaruh terhadap kebahagiaan rumah tangganya.

Sifat istri shalihah lainnya bisa kita rinci berikut ini berdasarkan dalil-dalil yang disebutkan setelahnya:
1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)

2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.

3. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid radhiallahu ‘anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah SAW. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Rasulullah SAW bertanya: “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami).” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Adabuz Zafaf (hal. 63) menyatakan ada syawahid (pendukung) yang menjadikan hadits ini shahih atau paling sedikit hasan)

4. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)

5. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)

6. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)

7. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar’i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (HR. Muslim no.1436)

Semoga Bermanfaat. Amien.

KETIKA ALLAH MEMILIHMU UNTUKKU

Padamu yang Allah pilihkan dalam hidupku....
Ingin ku beri tahu padamu..
..
Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia..
..
Orang tua yg begitu sempurna..
Dengan cinta yg begitu membuncah..
Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga..
Maka, padamu ku katakan..
Saat Allah memilihmu dalam hidupku,
Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku..
Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah..

Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,
Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..
Maka, ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.
Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna..
Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..
Karena kelak kita akan satu..
Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,
Kau dan aku akan menjadi 'kita'..

Padamu yg Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah,
Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya..
Maka ketika Dia memilihmu untukku,
Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita..
Itulah visi pernikahan kita..
Ibadah pada-Nya ta'ala..

37934_404733269354_291202364354_4536030_5188940_n.jpgPadamu yg Allah tetapkan sebagai nahkodaku..
Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok..
Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah..
Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah,
Sungguh hatiku tetaplah wanita yg lemah pada kelembutan..
Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah..
Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah..
Namun tatap mataku, tersenyumlah..
Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu..
Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah..
Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu..
Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku..

Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku..
Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan..
Maka dimataku kau adalah yang terindah,
Kata2mu adalah titah untukku,
Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu..
Maka kalau kau berkenan ku meminta..
Jadilah hunian yg indah, yang kokoh…
Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya..

Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku…
Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita..
Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga..
Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah,
Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad..
Yang darahnya mengalir darah syuhada..
Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka..
Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka..
Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu..

Padamu yang Allah pilih sebagai imamku…
Ku memohon padamu.. Ridholah padaku,
Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi..
Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya..
Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..








Dari Ummu Salamah, ia berkata, "Rasulullah S.A.W bersabda : "Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meridhoinya, maka ia akan masuk surga."
(HR. Ahmad dan Thabrani)




Ada 5 hal untuk mendapatkan 5 jalan :
1.    Berkah rezeki akan diperoleh melalui shalat dhuha
2.    Cahaya dalam kubur melalui shalat tahajud
3.    Kemudahan dalam menjawab pertanyaan Munkar dan Nakir melalui membaca Al-Qur’an
4.    Kemudahan melintasi Siratal Mustaqim melalui puasa dan sedekah
5.    Mendapat perlindungan ‘Arsy Illahi pada hari hisab melalui dzikrulloh.

Semoga bermanfaat. Amien.

Surat Mujahidah Palestina untuk Muslimah di Indonesia


Pasca kepulangan tim Relawan Komat yang berangkat ke Gaza, Palestina, beberapa waktu lalu, sebuah surat khusus dari mujahidah Palestina dititipkan melalui Relawan KOMAT Palestina, al-Ustadz Muhammad Ikhwan Abdul Jalil, Lc.
Surat tersebut berbahasa Arab yang kemudian diterjemahkan oleh Divisi Kajian Komat Palestina, ustadz Abul Miqdad Al-Madany. Berikut isi surat terbuka yang diperuntukkan kepada para muslimah di Indonesia ini.
Bismillahirrahmanirrahim
Saudari-saudariku para muslimah di Indonesia…
Aku sampaikan salam penghormatanku untuk kalian, salam penghormatan Islam yang agung:

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wa barakatuh,
Amma ba’du…
Kami adalah saudari-saudari muslimah kalian di Palestina. Kami tumbuh di medan ribath dan jihad. Dan kami selalu berusaha untuk berpegang teguh pada agama kami yang agung, serta mendidik anak-anak kami untuk itu. Karena berpegang teguh pada agama Islam adalah (satu-satunya) tali keselamatan, berdasarkan Firman Allah Ta’ala dalam Surah Ali Imran:
“Dan barang siapa yang menginginkan selain Islam sebagai agama, maka itu tidak akan diterima darinya, dan kelak di akhirat ia termasuk orang-orang yang merugi.”
Karena itu, kami selalu berusaha untuk komitmen dengan al-Qur’an dan keislaman kami. Dan seperti itu pula komitmen pemerintahan Islam kami untuk menumbuhkan sebuah generasi yang selalu menjaga al-Qur’an, serta melahirkan ribuan penghafal Kitabullah di setiap tahunnya.
Dari bumi Palestina,medan ribath ini, kami mengirimkan surat persaudaraan dari lubuk hati yang dipenuhi cinta kepada saudari-saudari kami di Indonesia. Melalui surat ini, kami haturkan rasa terima kasih kepada semuanya atas sikap dan dukungan mereka untuk anak-anak bangsa Palestina kami.
Melalui surat ini juga, kami mendorong mereka untuk selalu mentarbiyah (membina) anak-anak mereka dengan tarbiyah Islamiyah dan komitmen dengan Syariat Allah; karena dalam itu semua terdapat pembinaan terhadap ruh dan jiwa, serta keteladanan terhadap akhlak Rasul kita yang mulia Shallallahu ‘ALaihi wa Sallam dan para sahabatnya yang mulia. Perhatikanlah sahabat mulia, ‘Abdullah bin ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu ketika mengatakan:
“Janganlah seorang dari kalian meminta dari dirinya selain al-Qur’an. Sebab jika ia mencintai al-Qur’an dan mengaguminya, niscaya ia akan mencintai Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Namun jika membenci al-Qur’an, maka ia akan membenci Allah Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.”
Karena itu, siapakah di antara kita yang dapat menerima dirinya atau anak-anaknya menjadi orang yang benci kepada Allah dan Rasul-Nya yang kelak akan memberi syafaat kepada kita di hari kiamat?
Itulah sebabnya, saya membisikkan ke telinga saudara-saudara kami tercinta, kaum muslimin di manapun berada: “Kalian harus terus mempelajari dan menghafalkan al-Qur’an, serta berpegang teguh dengan ajaran-ajaran Islam. Sebab sesungguhnya siapapun yang menginginkan kemuliaan dengan Islam, niscaya Allah akan memuliakannya. Namun siapa yang mencari kemuliaan dengan selain Islam, niscaya Allah akan menghinakannya.”
Semoga Allah selalu memberikan taufiq-Nya untuk kalian untuk mengikuti apa saja yang dicintai dan diridhai-Nya.
Saudari-saudarimu, para muslimah yang sedang berjihad di bumi Palestina

Wow! Hanya Satu Orang Pimpinan DPR dan MPR yang Kekayaannya di Bawah Satu Milyar


Dari data sementara yang dikeluarkan Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK menunjukkan bahwa pimpinan DPR termasuk Ketua Komisi dan pimpinan MPR tergolong kaya menurut kacamata rakyat Indonesia umumnya.
Hal ini karena hanya satu orang saja dari para pimpinan wakil rakyat itu yang kekayaannya di bawah satu milyar. Selebihnya, rata-rata di atas tiga milyar.
Berikut ini daftar kekayaan pimpinan DPR RI yang dikeluarkan Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
  1. Marzuki Alie (Partai Demokrat), total kekayaan Rp 22.226.951.000 dan US$ 12.161
    Tanggal pelaporan terakhir 30 November 2009
  2. Pramono Anung (PDIP), total kekayaan Rp 8.479.567.737 dan US$ 75.127
    Tanggal pelaporan terakhir 29 Mei 2002
  3. Priyo Budi Santoso (Partai Golkar), total kekayaan Rp 16.024.415.091.00 dan US$ 195.960
    Tanggal pelaporan terakhir 12 Januari 2010
  4. Anis Matta (PKS), total kekayaan Rp 6.479.720.000 dan US$ 10.000
    Tanggal pelaporan terakhir 7 Desember 2009
  5. Taufik Kurniawan (PAN), total kekayaan Rp 2.700.000.000
    Tanggal pelaporan terakhir 6 November 2004
  6. Taufiq Kiemas (PDIP), total kekayaan Rp 59.809.315.484
    Tanggal pelaporan terakhir 23 Maret 2001
  7. Hajrianto Tohari (Partai Golkar), total kekayaan Rp 3.577.293.472 dan US$ 14.290
    Tanggal pelaporan terakhir 17 Januari 2010
  8. Melani Leimena Suharli (Partai Demokrat), total kekayaan Rp 6.354.723.035 dan US$ 8.256
    Tanggal pelaporan terakhir 31 Oktober 2009
  9. Lukman Hakim Saefuddin (PPP), total kekayaan Rp 4.500.000.000 dan US$ 102.274
    Tanggal pelaporan terakhir 1 Desember 2009
  10. Ahmad Farhan Hamid (PAN), total kekayaan Rp 5.400.000.000
    Tanggal pelaporan terakhir 20 Januari 2010.
  11. Ketua Komisi I DPR Kemal Azis Stamboel (Partai Keadilan Sejahtera), total kekayaan Rp 18.295.498.979 dan US$ 432.289
    Tanggal pelaporan terakhir 30 November 2009
  12. Ketua Komisi II DPR Chairuman Harahap (Partai Golkar), total kekayaan Rp 6.905.291.803
    Tanggal pelaporan terakhir 13 Maret 2003
  13. Ketua Komisi III DPR Benny Kabur Harman (Partai Demokrat), total kekayaan Rp 1.857.953.000
    Tanggal pelaporan terakhir 27 Des 2003
  14. Ketua Komisi IV DPR Akhmad Muqowam (PPP), total kekayaan Rp 2.597.206.631
    Tanggal Pelaporan Terakhir 3 November 2008
  15. Ketua Komisi V DPR Yasti Soepredjo Mokoagow (PAN) belum melaporkan kekayaan
  16. Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto (Partai Golkar), total kekayaan Rp 46.390.867.653
    Tanggal pelaporan terakhir 7 Mei 2010
  17. Ketua Komisi VII DPR Teuku Riefky Harsa (Partai Demokrat) belum melaporkan kekayaan
  18. Ketua Komisi VIII DPR Abdul Kadir Karding (PKB), total kekayaan Rp 7.471.026.060
    Tanggal pelaporan 29 Januari 2010
  19. Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning (PDIP), total kekayaan Rp 113.700.000
    Tanggal pelaporan terakhir 20 Desember 2003
  20. Ketua Komisi X DPR Mahyudin NS (Partai Demokrat) belum melaporkan kekayaan
  21. Ketua Komisi XI DPR Izederick Emir Moeis (PDIP), total kekayaan Rp 7.846.000.000 dan US$ 105.000
    Tanggal pelaporan terakhir 30 Juni 2004.

Astaghfirullah, Hari Gini Masih Ada SMP Negeri yang Melarang Siswinya Berjilbab


Di zaman reformasi seperti sekarang ini, ternyata masih ada sekolah menengah negeri yang picik terhadap kewaijban berijlbab. Inilah yang terjadi di SMPN 4 Selat Kuala Kapuas, Kalimantan Selatan. Atas nama otonomi sekolah, Kepala Sekolah SMP Negeri 4 melarang sisiwinya mengenakan jilbab.
“Itu peraturan sekolah dan hasil keputusan rapat dewan guru. Jadi, bukan keputusan kepala sekolah,” ucap Ragus Rumbang, Kepala Sekolah, ketika dihubungi wartawan.
Menurut Ragus, kebijakan pelarangan berjilbab ini sebagai bagian dari otonomi sekolah, meski pemerintah tidak melakukan pelarangan terhadap jilbab. Ragus menegaskan bahwa sekolah punya hak khusus.
"Kalau kembali ke otonomi sekolah tidak berhak mengatur dan itu keputusan sekolah sesuai otonomi sekolah," tegas Ragus.
Alasan lain yang disampaikan Ragus, tidak diperbolehkannya murid perempuan memakai jilbab, hal itu agar terjadi keseragaman dan tidak terjadi pengotakan atau kelompok antara siswa Muslim dan non-Muslim.
"Kami tidak mau itu terjadi di sekolah kami, karena SMPN 4 merupakan sekolah nasional," ujar Ragus.
Dia menegaskan, hal itu sudah berlangsung sejak lama dan telah menjadi tata tertib di sekolah itu. Sehingga segala sesuatunya sudah diatur oleh sekolah. "Kalau mau mengikuti tata tertib silakan, kalau tidak mau masih banyak sekolah lain," kata Ragus.
Dia mengungkapkan, saat pendaftaran calon siswa baru juga sudah dijelaskan tentang tata tertib itu. Namun tidak ada larangan secara tegas yang tidak memperkenankan murid perempuan memakai jilbab.
"Saat pendaftaran sudah dijelaskan tentang peraturan dan tata tertib itu, termasuk jenis pakaian yang wajib dipakai. Dari situ semestinya bisa dipahami," kata Ragus.