Rabu, 04 Agustus 2010

PEREMPUAN ITU ISTIMEWA



Ketidaktahuan sebagian wanita tentang istimewanya perempuan acap kali menuntut hak-hak yang berlebihan. Jika sebelumnya pembaca merasa bahwa laki-laki atau Tuhan itu tidak adil, maka simaklah uraian berikut. Kaum feminis bilang susah jadi wanita, lihat saja peraturan dibawah ini :
1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang berbanding lelaki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki.
5. Wanita perlu menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki

Itu sebabnya mereka tidak henti-hentinya berpromosi untuk "MEMERDEKAKAN WANITA". Pernahkah kita lihat sebaliknya (kenyataannya) ?

1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan? Itulah bandingannya dengan seorang wanita.
2. Wanita perlu taat kepada suami, tetapi tahukah lelaki wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama daripada kepada bapaknya?
3. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, tetapi tahukah harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak.
4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk ALLAH di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.
5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.
6. Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : salat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.
7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.
Masya ALLAH ! Demikian sayangnya ALLAH pada wanita... kan

Ingat firmanNya, bahwa mereka tidak akan berhenti melakukan segala upaya, sampai kita ikut tunduk kepada cara-cara peraturan buatan mereka. (emansipasi ala western) Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan manusia, sehingga segala hukumnya peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan hukum buatan manusia. Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Rasulullah pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu (gently) terhadap isterimu.

Adalah sabda Rasulullah bahwa ketika kita memiliki dua atau lebih anak perempuan, mampu menjaga dan mengantarkannya menjadi muslimah yang baik, maka surga adalah jaminannya. (untuk anak laki-laki berlaku kaidah yang berbeda).

Berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.

Semoga bermanfaat. Amien.

Sabtu, 31 Juli 2010

RISALAH ATAS ROKOK

Racun pada Rokok. Rokok mengandung kurang lebih 4000 elemen-elemen, dan setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida. Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru. Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan. Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.

Efek Racun. Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami risiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):
  1. 14x menderita kanker paru-paru, mulut, dan tenggorokan
  2. 4x menderita kanker esophagus
  3. 2x kanker kandung kemih
  4. 2x serangan jantung
  5. Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.
Batas Aman. Menggunakan rokok dengan kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena untuk mengikuti kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot asap rokok secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama.

TIDAK ADA BATAS AMAN BAGI ORANG YANG TERPAPAR ASAP ROKOK.

Kanker Paru-paruTentang Kanker. Anak-anak yang lahir tahun 1985, diperkirakan sepertiganya akan pernah menderita kanker, dan kira-kira seperempatnya akan meninggal karena kanker. Kita semua memiliki keluarga atau teman yang mengidap kanker. Kanker pembunuh terbesar, yaitu kanker paru-paru, membunuh hampir 90% penderitanya, atau hampir 30% dari seluruh kematian akibat kanker. Namun sesungguhnya justru kanker paru-parulah yang paling mudah dicegah. Surver dalam beberapa dekade menunjukkan bahwa satu-satunya penyebab mayoritas kanker paru-paru adalah asap rokok.

KarsinogenZat-zat karsinogen (pemicu kanker) yang terkandung pada rokok adalah:
  1. vinyl chloride
  2. benzo (a) pyrenes
  3. nitroso-nor-nicotine
  4. Satu-satunya zat yang lebih berbahaya daripada asap rokok dalam memicu kanker paru-paru adalah zat-zat radioaktif. Itu pun jika dimakan atau dihidap dalam kadar yang cukup.
Efek Kanker Paru-Paru. Kematian umumnya bukan terjadi karena kesulitan bernafas yang diakibatkan oleh membesarnya kanker, tetapi karena posisi paru-paru dalam sistem peredaran darah menjadikan kanker mudah menyebar ke seluruh tubuh. Penyebaran metastase ke arah otak dan bagian kritis lainnya lah yang mengakibatkan kematian itu. 90% penderita meninggal dalam 3 tahun setelah diagnosis.

Korelasi Dengan Rokok. Industri rokok menganggap bahwa kaitan antara jumlah penderita kanker paru-paru dengan tingginya konsumsi rokok hanya merupakan kebetulan. Berbagai penelitian menunjukkan korelasi yang sangat positif dan sangat konsisten bahwa satu-satunya penyebab kanker paru-paru secara umum adalah konsumsi rokok.

Rokok pada kehamilan. Kehamilan adalah masa kritis bagi janin yang sedang dikandung. Janin menerima pasok zat makanan hanya dari tubuh ibunya melalui placenta. Selama waktu kehamilan, terjadi masa kritis yang berbeda-beda dengan efek yang berbeda pula.

Efek Rokok. Racun rokok yang diserap oleh ibu (baik sebagai perokok maupun perokok pasif), meningkatkan resiko sebagai berikut pada janin:
  1. pertumbuhan terhambat
  2. komplikasi selama pertumbuhan
  3. lahir prematur
  4. berat badan rendah
  5. kesulitan bernafas saat lahir
  6. sakit dalam hari-hari pertama setelah lahir
  7. meninggal mendadak dalam hari-hari pertama setelah lahir
Atersoklerosis

Penyumbatan Pembuluh Darah. Atherosclerosis adalah akumulasi dalam arteri, oleh zat-zat lemak, otot halus abnormal, serta tumpukan kolesterol. Akibat akumulasi ini, terjadi penyempitan pembuluh darah, dan bahkan dapat terjadi penyumbatan.

Proses ini disebabkan oleh:
a. faktor keturunan
b. konsumsi rokok
c. tekanan darah tinggi
d. konsumsi kolesterol

Pencegahan
a. hentikan konsumsi rokok
b. menjauh dari perokok
c. kurangi konsumsi kolesterol
d. lakukan terapi hipertensi

Jenis Asap Rokok. Ada dua macam asap rokok yang mengganggu kesehatan.
  1. Asap utama (mainstream), adalah asap yang dihisap oleh si perokok
  2. Asap sampingan (sidestream), adalah asap yang merupakan pembakaran dari ujung rokok, kemudian menyebar ke udara
  3. Asap sampingan memiliki konsentrasi yang lebih tinggi, karena tidak melalui proses penyaringan yang cukup. Dengan demikian pengisap asap sampingan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita gangguan kesehatan akibat rokok.
Perokok Pasif. Perokok pasif adalah orang-orang yang tidak merokok, namun menjadi korban perokok karena turut mengisap asap sampingan (di samping asap utama yang dihembuskan balik oleh perokok).

Perokok pasif memiliki resiko yang cukup tinggi atas kanker paru-paru dan jantung koroner, serta gangguan pernafasan. Bagi anak-anak di bawah umur, terdapat resiko kematian mendadak akibat terpapar asap rokok. Setidaknya tercatat 4000 kematian perokok pasif per tahun di US.

Upaya Hukum. Mungkinkah ada upaya hukum untuk menuntut perokok?

Cara berhenti merokok
  1. Analisis Kebiasaan. Lakukan analisis atas kebiasaan-kebiasaan merokok yang telah dilakukan selama ini. Misalnya:
    - Kapan waktu tersering Anda untuk merokok
    - Kapan Anda secara otomatis ingin merokok
    - Hasil analisis ini akan membantu dalam mengerem keinginan merokok.
  2. Susun Daftar Alasan
    Lakukan segala hal yang membuat Anda tidak kembali merokok. Selalu ingat alasan-alasan yang mendasari Anda untuk tidak merokok. Jika perlu susun daftar alasan itu.
    - Menghindari kanker, gagal jantung, gangguan pencernaan
    - Kehidupan sosial yang lebih baik
    - Ingat kesehatan dan kepentingan anak/keluarga
    - Makan lebih enak
Langsung Berhenti. Pilihlah sebuah hari di mana Anda akan berhenti. Dan pada hari itu, langsung berhenti total tanpa melakukan tahapan-tahapan. Umumkan rencana Anda kepada orang-orang dekat Anda agar mereka bisa membantu.

Waspada Pada Hari-Hari Awal. Hari-hari awal akan terasa sangat berat. Cobalah mengalihkan perhatian dengan mengkonsumsi permen atau permen karet tanpa gula. Sementara waktu, kurangilah kegiatan yang berkaitan dengan rokok, seperti pergi ke bar.

Nikmati Hidup. Uang yang seharusnya dipakai untuk membeli rokok dapat dipakai untuk membeli hadiah bagi diri sendiri, seperti membeli buku, membeli kaset, nonton bioskop, dan hal-hal menyenangkan lainnya.

Konsumsi Rendah Kalori. Selama minggu-minggu pertama (sampai kira-kira empat minggu), makanlah makanan yang mengandung kalori rendah. Juga minumlah banyak air.
BERBAGI 

Dalam hidup ini, kita sering mendapatkan pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan dan pengalaman itu bisa kita dapatkan ketika masih sekolah atau pun ketika kita menjalani hidup ini sehari-hari. Sadar atau tidak, ada sesuatu yang kita peroleh. Hanya saja kita tidak bisa selalu merasakannya karena apa yang kita dapati itu mungkin kita anggap kecil dan remeh dan kita anggap tidak bernilai apa.

Kalau kita mau merenung, pengetahuan dan pengalaman yang kita anggap tidak bernilai bagi kita, bisa jadi akan bernilai besar bagi orang lain. Sebagai contoh, kemampuan kita mengajarkan iqro akan sangat bernilai bagi orang-orang di sekitar kita yang tidak bisa baca al-quran. Bila kemampuan itu kita bandingkan dengan orang-orang yang sudah hafizh al-quran tentulah tidak ada apa-apanya.

Pengetahuan dan pengalaman itu akan sangat berguna apabila mampu mengubah orang yang semula tidak tahu menjadi tahu, mengingatkan orang yang selama ini lupa, sehingga bersama-sama kita bisa menuju suatu keadaan yang lebih baik.

Sebuah hadits Rasulullah SAW menyatakan : "Siapa yang mensunnahkan sunnah hasanah maka dia mendapat ganjarannya dan ganjaran orang yang mengamalkannya hingga hari qiyamat. Siapa yang mensunnahkan sunnah sayyi'ah (kejelekan), maka dia mendapatkan ganjaran dan ganjaran orang yang mengamalkannya hingga hari qiyamat."
CITRA DIRI

Sebagai makhluk moral, manusia selalu dihadapkan pada piliham untuk berbuat baik dan buruk. Kecenderungan baik dan buruk itu terus bergulat dalam diri manusia sepanjang waktu. Namun perlu disadari bahwa kehormatan dan kemuliaan manusia justru terletak pada kemampuannya mengorganisasi dan memanage kecenderungan-kecenderungan yang bersifat antagonistik itu secara baik dan proporsional.

Dalam terminologi akhlak Islam, usaha manusia untuk membangun kehormatan dan citra diri yang baik sesuai petunjuk Allah dan Rasul-Nya itu dinamai sifat muru'ah. Muru'ah berarti menjaga diri hingga mencapai puncak kesempurnaannya, sehingga dalam dirinya tak tampak sedikitpun keburukan maupun kekurangan.

Sifat muru'ah menurut Imam Al-Mawardi, menjadi salah satu indikasi kesucian jiwa dan kesuburan budi pekerti. Dikatakan demikian, karena seorang tak disebut memiliki muru'ah kecuali bila ia mampu memelihara diri dari dosa-dosa, tidak berbuat dosa, tidak berbuat zalim, tidak tamak atau loba, tidak membantu orang kuat untuk menghancurkan yang lemah, serta tidak melakukan sesuatu yang dapat merusak nama baik dan kehormatannya. (Kitab Adab Ad-Dunya Wad-Din, hal. 206).

Hakikat muru'ah, seperti terlihat di atas, bertumpu pada pemenuhan kualitas-kualitas moral (akhlakul karimah). Untuk itu, ada sebagaian pakar yang  mendefinisikan sifat muru'ah sebagai usaha menghiasi diri demham semua akhlak baik dan menjauhkan diri dari semua akhlak buruk, baik dalam perkataan, sikap, maupun perbuatan.

Dalam pengertian in, maka citra diri yang baik mengani lisan (muru'atul lisan) berarti tutur kata yang manis dan lemah lembut. Citar diri yang baik mengenai sikap dan perangai (muru'atul khulq) berarti kelapangan dan toleransi kepada setiap orang. Citra yang baik mengenai  harta (muru'atul mal) berarti distribusi dan penggunaannya secara benar. Sedang citra yang baik mengenai pangkat dan kedudukan (muru'atul jah) berarti penggunaan dan realisasinya sebagai abdi bangsa dan abdi masyarakat.

Untuk membangun sifat muru'ah atau citra diri, kata Ibnul Qoyyim Al-Jauziah, seseorang harus mampu meningkatkan kualitas moral dan akhlaknya baik secara internal, horizontal, maupun vertikal.

Secara internal, ia harus mampu menghiasi diri dengan sifat keutamaan yang memperindah dan mempercantik diri. Secara horizontal, ia harus mampu bergaul dengan orang lain secara baik dan adil, tidak menyakiti dan tidak berbuat seuatu yang dapat membuat mereka merasa terhina. Sedang secara vertikal, ia harus menyadari bahwa Allah SWT selalu mengawasinya serta melihat semua aida dan kekuarangannya. Untuk itu ia harus berusaha menyempurnakan kelemahan dan kekurangannya itu pada setiap saat dengan sekkuat tenaga.
CINTA RASULULLAH 

Dalam sejarah Islam kita akan mendapati betapa kesetiaan dan kecintaan para sahabat yang tiada taranya terhadap Nabi Muhammad SAW. Zaid bin Ad Du-Tsunnah ketika hendak dihukum pancung kaum Quraisy, oleh Abu Sufyan ditanya, ''Zaid! Relakah engkau andai kata Muhammad berada pada tempatmu, sedangkan engkau aman tenteram di tengah-tengah keluargamu?

''Dengan tegas Zaid menjawab, ''Jangan kan yang itu, bahkan di saat aku dalam keadaan seperti sekarang ini, aku tak akan rela andai kata Rasulullah dicucuk duri di rumah beliau.'' Menyaksikan betapa cinta Zaid dan bersedianya dia menebus Rasulullah dengan jiwa raganya, Abu Sufyan menggeleng-gelengkan kepala.

Katanya, ''Saya belum pernah melihat seseorang yang dicintai oleh para sahabatnya seperti mereka mencintai Muhammad.'' Kemudian Zaid dipancung batang lehernya, gugur sebagai syahid. Zaid melambangkan cinta kasih, iman, dan loyalitas yang tidak ada taranya terhadap Islam.

Seorang tawanan Quraisy lainnya adalah Khubaib bin Ady. Ketika hendak dipancung, dia terlebih dahulu minta dibolehkan shalat dua rakaat. Setelah shalat, ia berkata, ''Demi Allah! Andai kata aku tidak khawatir kalian menyangka aku gentar menghadapi maut, niscaya shalatku akan lebih panjang lagi.''

Sebelum dibunuh ia disalib dulu. Ketika itu Khubaib mengarahkan pandangannya yang memancarkan kilatan seraya berdoa, ''Ya Allah! Bilanglah jumlah mereka! Bunuhlah mereka satu demi satu, dan janganlah seorang pun dari mereka ditinggalkan!'' Mendengar doa itu pihak Quraisy terperanjat dan bertiarap, khawatir terkena kutukan doanya.

Mengetahui dirinya akan dihukum mati, Khubaib yang menjadi tawanan tokoh Quraisy Uqbah bin Harris terlebih dulu meminta pisau cukur untuk membersihkan dirinya dalam menghadapi maut. Ketika sedang bercukur, tiba-tiba anak yang empunya rumah yang baru pandai berjalan tertatih-tatih mendatanginya. Anak tadi duduk di atas pangkuannya, dan Khubaib membelainya dengan mesra.

Tatkala istri Uqbah melihat anaknya dalam keadaan serupa itu, dengan cemas diambilnya anak itu dan dibawanya pergi. Khubaib pun berkata, ''Anda khawatir kalau-kalau anak itu saya bunuh. Ketahuilah, bahwa agama saya melarang penganutnya bertindak khianat. Karena itu, anak Anda ini tidak akan saya cederai, apalagi membunuhnya.''

Pernah seorang pemuka Quraisy di Mekah begitu kagum mendapati kesetiaan para sahabat terhadap Rasulnya, hingga ia mengatakan, ''Aku pernah menyaksikan Kisra di Persia, Kaisar di Byzantium, dan Najasi di Etiopia. Namun, aku tidak pernah menyaksikan seorang raja di tengah-tengah kaumnya, seperti Muhammad di tengah-tengah sahabat-sahabatnya.

Sesungguhnya mereka tidak akan menyerahkan Muhammad walau bagaimanapun.'' Begitulah seharusnya sikap umat Islam kepada Rasulullah Muhammad SAW. Karena Rasulullah sudah wafat, kecintaan kepada beliau adalah dengan mengamalkan ajarannya dan meneladani perilakunya
BUSANA TAKWA

Fungsi dan kegunaan busana bagi manusia, secara eksplisit dinyatakan dalam Al-Qur'an Surat ke-7 : 26, yaitu untuk menutup aurat dan keindahan, yang keduanya akan melahirkan libasu-taqwa, pakaian dan busana ketakwaan.

Dikaitkannya fungsi busana dan ketakwaan pada ayat ini, menunjukan bahwa antara keduanya (busana dan ketakwaan) merupakan sesuatu yang tidak bisa dipisahkan. Yang satu menunjukkan yang lainnya.

Said Hawwa di dalam Al-Asaasu fi At-Tafsiir (jilid IV hal. 1883) mengemukakan pendapat Sayid Quthub yang menyatakan bahwa ketakwaan itu menutuo aurat hati lalu memperindahnya, sedangkan busana menutup aurat jasmani lalu memperindahnya. Keudanya berkaitan erat dan saling melengkapi. Jika seseorang telah bertakwa kepada Allah SWT, maka pasti akan merasa malu membuka aurat jasmaninya. Sebaliknya orang yang tidak bertakwa, sama sekali tidak merasa malu dan tidak merasa risih dalam memperlihatkan aurat jasmaninya. Padahal sesungguhnya rasa malu itu, menurut ajaran Islam bagian dari iman.

Di tengah maraknya berbagai protes terhadap berbagai iklan yang merendahkan martabat kaum wanita dengan mengeksploitasi keindahan tubuhnya, hendaknya kaum wanita sendiri berusahan melindungi dan menjaga dirinya dengan "pakaian ketakwaan" yang menutup aurat jasmaninya dan aurat hatinya.

Sayyid Amiir Ali dalam buku Api Islam menyatakan bahwa petunjuk Allah dan Rasul-Nya tentang busana takwa atau yang lebih dikenal dengan istilah jilbab dinilai sebagai waktu suatu usaha yang mengatur dan menanamkan kesopanan kepada kaum wanita dan menjaga dirinya dari godaan dan hinaan.

Ia pun menyatakan tidak benar pendapat yang menuduh bahwa dengan syariat jilbab, Islam bermaksud mengabadikan kebiasaan mengurung wanita seperti terjadi di zaman jahiliyyah. Wanita yang berjilbab rapi, tetap secara bebas dan merdeka dapat melakukan aktivitasnya di berbagai bidang kehidupan yang dibenarkan oleh syariat Islam, tanpa dirinya ternodai.

Bahkan melalui syariat jilbab, Islam ingin menegakkan akhlak mulia melalui sistem dan cara yang bersifat preventif dalam mencegah timbulnya berbagai perilaku yang merusak.

Orang yang beriman yakin betul, bahwa tidak satu pun peraturan Allah SWT kecuali untuk kebaikan dan kemaslahatan hidup umat manusia. Allah Maha Tahu mana yang bermanfaat dan mana yang mudhorot bagi hamba-Nya, termasuk syariat berbusana yang rapi (jilbab) bagi kaum wanita.

Mungkin secara lahiriyah bagi sebagian kaum wanita akan terasa memberatkan, akan tetapi sesungguhnya di dalamnya terdapat unsur yang sangat menyenangkan dan menguntungkan, yaitu kaum wanita akan tetap terjaga kehormatannya
BERUSAHA DAN BERDO'A

Ibnu Abbas berkata pada suatu hari ia duduk di belakang Rasulullah SAW di atas suatu kendaraan. Rasulullah memberinya nasihat, ''Wahai pemuda, saya akan mengajarkan beberapa kalimat (keterangan). Yaitu: peliharalah Allah (pelihara segala perintah dan larangan-Nya), niscaya Allah akan memeliharamu.

Jika kamu tetap memelihara-Nya, tentulah kamu akan tetap mendapati-Nya di hadapanmu. Kenalilah Allah di waktu senang, niscaya Ia akan mengenalimu di waktu susah. Bila kamu memohon sesuatu hajat, bermohonlah (langsung) kepada Allah.'' Rasulullah melanjutkan, ''Ketahuilah, walaupun berkumpul seluruh manusia untuk mendatangkan suatu kemanfaatan untukmu, tiadalah mereka dapat berbuat apa-apa, kecuali sekadar yang Allah telah tetapkan kamu memperolehnya.

Dan, walaupun berkumpul seluruh manusia untuk mendatangkan suatu kemudharatan kepadamu, tiadalah mereka dapat berbuat apa-apa, melainkan hanya sekadar yang Allah telah tetapkan jua. Telah diangkat kalam dan telah kering segala lembaran tulisan. Ketahuilah, pertolongan Allah hanya diberikan kepada orang yang sabar, dan bahwa kelapangan diberikan kepada orang yang dalam kesusahan.'' (HR Turmudzi).

Doa merupakan sumber kekuatan dan harapan yang paling besar dalam kehidupan manusia. Prof Affiff At Tabbarah dalam Ruhud Dienul Islam menyatakan berdoa merupakan fitrah dan naluri yang tumbuh dalam diri setiap manusia. Setiap orang senantiasa ingat dan rindu kepada Tuhan yang akan memberikan perlindungan kepadanya di waktu kesulitan atau untuk menghindarkan sesuatu kejahatan. Berhadapan dengan peristiwa-peristiwa kehidupan ini, manusia sangat lemah.

Tidak ada sandaran bagi kelemahannya itu, kecuali doa. Allah SWT berfirman, ''Berdoalah kepada-Ku, akan Kupenuhi (doamu).'' (Al-Mukmin: 60). Rasulullah banyak menjelaskan kedudukan doa. Kata beliau, ''Doa itu adalah otak ibadah.'' (HR Turmudzi). Dalam hadis yang lain, beliau menjelaskan, ''Doa itu mendatangkan manfaat atas sesuatu yang sudah atau yang belum diturunkan Allah. Tak ada yang dapat menolak qadha (ketetapan Ilahi) kecuali doa yang mustajab (terkabul).'' (HR Turmudzi).

Islam mengajarkan pentingnya doa di samping ikhtiar. Doa bukanlah pengganti usaha dan ikhtiar, tapi memperkuat usaha dan ikhtiar. Doa satu-satunya kekuatan dan harapan orang beriman tatkala segala ikhtiar telah dijalankan. Semua peristiwa di alam ini tidaklah diserahkan begitu saja kepada hukum-hukum alam seperti mesin yang bergerak otomatis, tetapi di balik hukum-hukum itu ada hukum lain yaitu iradah Allah yang Maha Menentukan.

''Kulihat tangan (kekuasaan) Allah ada dalam setiap peristiwa dan segala masalah,'' kata Sayid Quthub dalam pengantar tafsir Fi Zhilalil Quran. Setiap orang menginginkan doanya terkabul. Syarat terkabulnya doa ialah hati yang ikhlas. Pada akhirnya Allah yang menentukan saat terbaik bagi hamba-Nya untuk menerima apa yang dimohonkan. Doa dari hati yang ikhlas tidak akan disia-siakan Allah asal menempuh jalan hidup yang benar